Sabtu, 03 Januari 2015

TULISAN 3 , Wirausaha : Pedagang

moza nugra tira (26214845)
1Eb32
pengantar bisnis # (S. Tiwi Anggraeni)

BAB I
PENDAHULUAN


LATAR BELAKANG
Seorang wirausahawan (entrepreneur) adalah seseorang yang menciptakan
bisnis baru dengan mengambil risiko dan ketidakpastian demi mencapai
keuntungan dan pertumbuhan dengan cara mengidentifikasi peluang yang
signifikan dan menggabungkan sumber-sumber daya yang diperlukan sehingga
sumber-sumber daya itu bisa dikapitalisasikan (Zimmerer, 2008). Dunia usaha dan dunia industri saat ini sedang mengalami perkembangan yang sangat pesat. Terbukti dengan banyaknya para perusahaan baik mikro maupun makro dengan dengan beragam usaha mereka yang menarik dan sudah
pasti menghasilkan laba untuk meningkatkan tarif hidup pengusaha dan karyawan
diperusahaan tersebut.Maraknya usaha kecil disaat sekarang ini juga sangat menguntungkan bagi
masyarakat, dengan demikian lapangan pekerjaan akan semakin meningkat. Belakangan ini banyak sekali bermunculan usaha-usaha baru, dengan beragam usaha mereka yang menarik, dan sudah pasti akan menghasilkan laba untuk meningkatkan taraf hidup para pengusaha dan karyawan tersebut. Dapat dilihat dari usaha yang didirikan seperti usaha makanan, minuman, laundry, taman bermain, dan lain-lain sebagainya. Munculnya usaha baru tidak terlepas dari semakin meningkatnya pendapatan masyarakat dan gaya hidup yang berubah. Namun hal di atas tidak relevan dengan tingkat pengangguran di Indonesia.

BAB II
ISI

Bapak Amri sapaan untuk seorang pemilik usaha toko sembako yang ada dilingkungan RT saya. Ia mempunyai sebuah keluarga dengan 4 orang anak. 3 anak Bpk. Amri sekarang berada dibangku kuliah, dan anak bungsu anak pak amri masih duduk dibangku sekolah menengah pertama. Tidak terbayangkan bukan, bagaimana seorang penjual sembako bisa menyekolahkan ke4 anaknya sampai ke perguruan tinggi?.
Bapak Amri pernah mengatakan pada saya,”Walaupun saya hanya penjual sembako tapi saya ingin anak saya bisa sekolah tinggi dan nasibnya tidak seperti orang tuanya sekarang”. Dengan mempunyai tekad yang kuat untuk menyekolahkan semua anak-anaknya sampai perguruan tinggi.

Toko sembako yang dimiliki pak amri bukanlah toko satu-satunya yang ada dilingkungan rumah saya.tetapi masih banyak lagi toko sembako selain yang dimiliki pak amri. Tapi usaha beliau ini mempunyai perbedaan dari toko sembako lainnya. Barang yang dijual oleh pak amri bukan hanya seperti kebanyakan toko-toko lainnya. Ditoko pak terdapat aneka macam barang yang dijual seperti sayur mayor, pulsa/voucher serta accessories hp. Toko pak amri bisa dikatakan toko yang serba ada walaupun toko yang ia punya tidak begitu besar seperti kebanyakan usaha lainnya
2.1 Peluang Usaha Baru
Bagi seorang yang pesimis, lingkungan yang ada hanyalah sesuatu yang tidak bergerak dan tidak berubah dari waktu ke waktu. Sedangkan wirausaha yang optimis mampu melihat lingkungan yang statis sebagai sesuatu yang bergolak dan senantiasa berubah sebagai suatu trend masyarakat yang tidak terduga.Usaha yang dijalani oleh Bapak Amri ini bukan merupakan peluang usaha baru bahkan bisa dibilang usaha ini sudah menjamur, Begitu juga dilingkungan RT saya. Dilingkungan RT saya bukan hanya pak amri yang berjualan sembako tetapi masih banyak lagi. Hanya yang membedakan ditoko beliau itu adalah variasi dari barang-barang yang dijual
2.2 Pembiayaan
Dalam hasil wawancara yang saya lakukan dengan bapak amri untuk modal kerja awal, untuk membuka sebuah toko sembako bekisar antara 20-25 juta. Itu merupakan modal yang ia gunakan saat pertama kali. Pada awal mula beliau membuka usaha tersebut beliau menggunakan modal kerja sendiri. Belum sama sekali menggunakan modal asing/ meminjam uang pada pihak bank.
Sebelum memulai usaha sembako dahulunya bapak amri pernah berjualan baju dan sepatu dipasar cileungsi dan ia memiliki 2 toko. Tetapi mengingat semua anak-anaknya membutuhkan biaya yang untuk keperluan sekolah dan karena penjualan yang tidak begitu berkembang dipasar tersebut kemudian beliau pun beralih pada usaha yang lain.
Dalam usaha ini beliau tidak memiliki sumber daya manusia. Semua pekerjaan dikerjakan bersama dengan sang istri dan anak-anaknya. Mereka semua saling bergotong royong untuk mencari sesuap nasi dan untuk membiayai pendidikan mereka.
2.3 Pemasaran
Mengingat usaha ini bukanlah usaha yang menciptakan dan menghasilkan produk maka tidak perlu melakukan tekhnik pemasaran. Karena barang-barang pokok adalah barang yang sehari- hari digunakan oleh konsumen otomatis ketika konsumen membutuhkan sembako pasti akan membeli kebutuhan yang mereka perlukan ditoko. Mungkin hal yang harus diperhatikan dalam pemasaran ini adalah bagaimana bersikap ramah kepada para pembeli. Itu adalah kunci menarik pembeli agar berbelanja secara terus-menerus ditoko tersebut.
2.4 Kepemilikan
Tempat usaha yang digunakan sekarang untuk usaha oleh bapak amri bukan milik pribadi melainkan sewa.
2.5 Evaluasi Usaha
Hasil dari usaha yang saya jalani Alhamdulillah lebih dari cukup(pak amri), hanya satu yang perlu diperhatikan yaitu dari kelengkapan barang. Karena apabila barang yang ditanya konsumen tidak ada ditoko beliau, konsumen pun akan jera dan akan berpindah ke toko yang lain.
2.6 Pengembangan Usaha
Peningkatan kuantitas dan kualitas merupakan hal yang sama pentingnya dengan aspek-aspek yang telah disinggung diatas karena dengan peningkatan kuantitas dan kualitas yang baik akan mendatangkan lebih banyak konsumen. Dalam usaha ini yang bisa ditingkatkan adalah dalam bentuk kualitas pelayanannya. Semakin bagus pelayanan , konsumen pun akan semakin tertarik untuk berbelanja. Dan pak amri pun melakukan hal tersebut. dengan ramah ia melayani para pembeli sehingga pelanggan pun tidak jera untuk membeli barang dagangan beliau.
Dalam usaha yang telah ditekuni oleh pak amri ini ia bisa membiaya pendidikan anak-anaknya sampai bangku kuliah, namun kondisinya saat ini ia belum mempunyai tempat tinggal yang tetap. “ tidak apa-apa sekarang saya belum mempunyai rumah,yang penting anak saya semuanya sekolah karena pendidikan itu no 1” (pak amri).
 ANALISIS KEBERHASILAN
Terdapat 4 aspek yang terdapat dalam analisis keberhasilan
3.1  Kebutuhan Pokok
Kebutuhan ini merupakan kebutuhan yang penting bagi banyak orang berikut ini adalah kebutuhan pokok yang juga sama penting bagi bpk amri.
A.     Sandang : Sandang adalah pakaian yang diperlukan oleh manusia sebagai mahluk berbudaya.
B.     Pangan : Pangan adalah kebutuhan yang paling utama bagi manusia
C.     Papan : Papan adalah kebutuhan manusia untuk membuat tempat tinggal.namun saat ini karena semua anak-anaknya masih ada di bangku sekolah bpk amri mengurungkan niatnya untuk memiliki tempat tinggal sendiri.
D.     Kesehatan : Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.
E.      Pendidikan : pendidikan adalah salah satu yang sangat amat penting didunia ini. Jadi tidak heran bahwa jaman sekarang orang berlomba-lomba untuk memiliki pendidikan yang yang jauh lebih baik dari orangtuanya
3.2 Hutang VS Kartu kredit
Untuk modal kerja awal memang bpk amri tidak mempunyai masalah sedikitpun. Namun setelah beberapa tahun usaha tersebut berjalan bapak amri pun mulai sedikit demi sedikit kekurangan modal oleh sebab itu akhirnya ia memilih untuk mendapatkan modal asing yang ia dapatkan dari bank. Kekurangan modal dikarenakan banyak biaya” yang harus ia keluarkan. Tentunya biaya tersebut tidak sedikit bahkan bisa dibilang sangat besar sehingga ia harus menggunakan modal asing.
3.2 Manfaat untuk orang lain
Banyak sekali manfaat yang bisa dirasakan contohnya seperti,dilingkungan saya memang sudah banyak sekali tapi tidak ada yang selengkap toko pak amri. Pasar yang cukup jauh menyulitkan masyarakat dilingkungan rumah saya untuk membeli kebutuhan sehari-hari seperti sayur mayur tapi sejak toko pak amri ada dilingkungan masyarakat kami semua kebutuhan bias dipenuhi dengan cepat tanpa perlu ke pasar.
3.3 Gaya Hidup
Gaya hidup bapak amri dan keluarga jauh dari kata mewah. Bisa dibilang keluarga ini sangat sederhana sekali

BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN
Keinginann berwirausaha memang sangat sulit untuk dijalankan oleh kebanyakan orang,khususnya para mahasiswa. Akan tetapi memberikan ilmu pengetahuan mengenai wirausaha sangatlah penting untuk diajarkan oleh para pendidik khususnya para dosen pengajar mata kuliah tersebut. Disatu pihak ini menjadi sebuah tantangan bagaimana caranya untuk menumbuhkan jiwa usaha terhadap orang banyak,namun dilain pihak ini menjadi sebuah keharusan 


BAB IV
DAFTAR PUSTAKA


http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/27949/4/Chapter%20I.pdf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar